Rabu, 08 Juli 2015
VITAMIN PAGI
Oleh: Linda Puspitasari
Assalamualaikum
Yuuuuhuuuuuu ... Semangat pagi SOBAT CERPEN-KU Semua ....
Masih pada semangat nulis, kan?
Ok, kalau gitu untuk mempercantik tulisan kita, ada baiknya kita mempelajari tehnis menulis dengan benar sesuai EYD dan KBBI. Bagi yang sudah paham, yuk kita asah kembali, dan bagi yang belum tahu, mari kita sama-sama belajar.
Vitamin kita pagi ini, yaitu tentang
KATA SAPAAN
Kata sapaan adalah kata yang digunakan untuk menegur sapa orang yang diajak berbicara (orang kedua) atau menggantikan nama orang ketiga. Berikut adalah beberapa contoh kata yang dapat digunakan sebagai kata sapaan.
(1) Nama diri, seperti Toto, Nur.
(2) Kata yang tergolong istilah kekerabatan, seperti bapak, ibu, paman, bibi, adik, kakak, mas, atau abang.
(3) Gelar kepangkatan, profesi atau
jabatan, seperti kapten, profesor, dokter, soper, ketua, lurah, atau camat.
(4) Kata nama, seperti tuan, nyonya, nona, Tuhan, atau sayang.
(5) Kata nama pelaku, seperti penonton, peserta, pendengar, atau hadirin.
(6) Kata ganti persona kedua Anda.
Namun, hanya "nama diri, kata ganti kekerabatan, kata ganti nama, dan kata ganti persona kedua" yang dalam penulisannya menggunakan huruf besar di dalam dialog.
Contoh :
1. "Kamu sudah makan, Dik?"
2. "Kemarin Dudunk bilang, semua ini salahmu!"
3. "Kami dapat melangkah sejauh ini, semua berkat bimbingan Anda, Pak."
4. "Semua yang kulakukan hanya untukmu, Sayang."
Sedangkan untuk kata sapaan gelar kepangkatan/profesi, ditulis huruf besar jika diikuti nama orang.
Contoh :
1. "Hasil penelitian Profesor Hilda sungguh meyakinkan!" ujar Toni.
2. "Siang, prof," sapaku.
Nah, itu tadi beberapa cara penulisan kata sapaan dalam dialog. Semoga bermanfaat ya ....
Salam pena kreatif
Linda
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar