Senin, 08 Juni 2015
MEMBAKAR RINDU (soneta tanpa bait )
Karya: Hakimi Sarlan Rasyid
Aku telah membakar rinduku dengan api yang yang kuambil dari matahari
agar deritanya tidak lagi terasa menyayat dalam dada dan mengiris hati.
Inginkah kau tahu apa jadinya api dari matahari kalah panas.
Panasnya redup perlahan menuju padam dan rinduku tidak jadi meranggas.
Aku telah melemparkan rinduku ke lautan yang paling dalam
agar deritanya tidak menusuk jantungku sepanjang siang sepanjang malam.
Tapi sebegitu dalamnya lautan ternyata tak dapat memuat beban rinduku.
Dan jadilah tetap seperti ini berat nafasku karena dekapan dan pelukan.
Sebentar lagi kepada hati aku minta izin.
Untuk pergi menuju negeri angin.
Disana aku ingin melepas dan menerbangkan segala ingin.
Simpul mati dimana rinduku terikat akan kubuka
Jika masih gagal juga aku akan menemui mega-mega.
Kuminta mega membekukan rindu di angkasa.
Kota Baru_Karawang_
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar