Dropdown

Sabtu, 14 Maret 2015

PAHLAWAN BERTOPENG

Hujan rintik-rintik tak membuat Lukman Hakim lupa dengan tugas utamanya memberi makan ayam-ayam peliharaan emaknya, Musiyem
Sibuk dia mengaduk nasi, sayuran dan dedek ditambah vitamin agar ayamnya terhindar dari penyakit.
"Ayam dah lu empanin semua, Luk?" tanya Emak Musi.
"Udeh mak tenang aje nape...? Ayam aja di perhatiin, lah aye pan dari pagibelum makan ape-ape Mak!" kata Lukman sambil manyun.
"Nah ntu kue makan aje, tadi emak bikin buat elu," Musiyem menunjuk kue di meja.
Dengan semangat perang Uhud, Lukman menyantap kue di meja.
"Mak! Kok rasa kue aneh, sih?" Lukman mencoba memperhatikan tekstur kue made in Emak.
"Iye emak salah tadi, mo ngambil terigu malah dedek empan ayam yang emak aduk, tapi enak, kan? Nah tuh sepiring habis ma elu sendiri," jawab Emak santai.
Lukman tampak mendelik menahan enek.
Lukman adalah jawara yang sudah terkenal di Kampung Bekicot. Tapi agar tak diketahui identitasnya ia selalu menggunakan topeng saat beraksi.
Lukman dan dua sahabatnya yaitu Cahyo Wibowo dan Achmad solihin selalu membela kaum yang tertindas. Saat ada kejahatan mereka langsung lari ke kamar dan ganti kostum. Kostum Lukman ala Batman, Cahyo ala Superman dan Achmad ala Spiderman. Mereka tampak lucu dengan kostum itu, karena perut mereka buncit jadi seperti sedang hamil 9 bulan.
Suatu malam tiga pahlawan bertopeng sedang nongkrong di kandang ayam karena ada ayam yang hendak bertelor.
Emak menyuruh mereka menunggu ayam yang sedang bertelor takutnya harus dioperasi cesar.
Tiba-tiba terdengar suara wanita minta tolong.
"Tolong....toloooongggg!!"
"Ih ntu kan suara Zenith Azzura, pacar aye!" Lukman bangkit dari duduknya.
"Hayo kita beraksi cepaaaat masuk kamaaarr ganti kostum!" ajak Cahyo.
Tak lama mereka telah keluar menuju target. Di perempatan tampak tiga perampok hendak merampas cincin batu akik yang dipakai hampir di kesepuluh jarinya.
"Pahlawan bertopeng dataaaaaangggg!!" Ketiga pahlawan itu kompak melompat menghadang perampok.
Bukan ketakutan reaksi dari ketiga perampok itu, bahkan Zenith pun tampak tersipu. Perampok dan Zenith tertawa terbahak-bahak bahkan perampok itu sampai jungkir balik karena geli.
Ketiga pahlawan itupun jadi bingung dan saling berpandangan.

Dan......ups..! Setelah mencari tahu penyebabnya ternyata ...mereka salah kostum!!, Lukman salah memakai celana dalam emak yang bergambar bunga kamboja, sedangkan Achmad memakai kaos dalam emak yang berpita ungu dan Cahyo memakai BH emak warna pink.
Tak ada niat lagi menolong Zenith...yang ada kabuuuuuurrrr!!!! Pulang dan ganti kostum. Tampaknya mereka salah masuk kamar emak tadi. Ups..!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar