Diamku dalam sunyi dini hari.
Merajut sulaman dzikir Ilahi.
Dalam hari-hari terwarnai mimpi.
Melukis setiap dinding nurani
Coba memberi arti dari kehidupan ini.
Ku baktikan hidup pada dunia.
Menjaja syahwat cinta harta.
Menggadai ibadah yang sia-sia.
Tenggelam dalam kubang nistanya dosa.
Entah sampai kapan.........
Sesekali ku coba menepi
Tapi nafsu kian membebani.
Merajukku untuk kembali menari.
Menyanyikan irama duniawi.
Hingga Syetan tertawa senang.
Dan Iblis tersenyum menang.
Entah sampai kapan................
Merajut sulaman dzikir Ilahi.
Dalam hari-hari terwarnai mimpi.
Melukis setiap dinding nurani
Coba memberi arti dari kehidupan ini.
Ku baktikan hidup pada dunia.
Menjaja syahwat cinta harta.
Menggadai ibadah yang sia-sia.
Tenggelam dalam kubang nistanya dosa.
Entah sampai kapan.........
Sesekali ku coba menepi
Tapi nafsu kian membebani.
Merajukku untuk kembali menari.
Menyanyikan irama duniawi.
Hingga Syetan tertawa senang.
Dan Iblis tersenyum menang.
Entah sampai kapan................
***

Tidak ada komentar:
Posting Komentar