Dropdown

Jumat, 20 Maret 2015

AAARGH ...!

AAARGH ...!
Sebenarnya saya sudah pasrah dan ikhlas dia memilih pria lain. Seperti yang pernah dikatakan Pak Ustadz :jodoh, rezeki, dan maut sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa. Tapi entah kenapa, kok ya setelah beberapa hari dia masih saja 'ngeledek'.
"Datang ya? Dia kan temen kita juga. Kamu bawa pasangan barumu, sedang aku ... yang pasti ... ada deeeh ...." katanya. Tuh, kan? Padahal dia sudah dapat informasi kalau saya tuh masih jomblo. Kenapa juga mau pamer pacar baru ke saya dalam acara ultah teman?
Dua hari lalu dia pun mengundang dengan gaya yang sama untuk menghadiri reuni TK kami. "Bawa pasangan, ya? Jangan lupa ...." katanya. Huh, sungguh terlalu! Saya ga kepengin banget balikan sama cewe matre itu. Dia mungkin ga peduli dengan cowo ganteng, sebab standar seperti Boneng atau Bokir sudah cukup, asal tajir. Atau ... jangan-jangan dia menyesal sudah ngajak putusan ... secara, saya kan baru dapat warisan, dan dengan cara seperti itu ingin buat saya emosi lalu marah, dan ngajak balikan. Awas, kau ya!
"Datang ya nanti malam, coz kami akan tunangan ..." katanya di telepon, sore ini. "Kamu boleh kok bawa pasangan ...."
"Acara makan malam saja?" tanya saya datar.
"Ya. Datang, ya?"
"Baiklah. Siapkan piringnya tiga saja."
"Kenapa? Pasanganmu tak dibawa?"
"Bawa. Hanya saja selera makannya tidak biasa ..."
"Vegetarian? Aku bisa menyiapkannya!"
"Bukan. Dari namanya kau akan tahu selera makannya."
"Aku mengenalnya?"
"Ya. Mungkin dia sudah datang lebih dulu. Namanya SUMANTO ...."
"Cklek!"
Telepon langsung diputus.
Dia tak pernah lagi menghubungi saya

***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar