Dropdown

Minggu, 12 April 2015

PUTRI PULAU KUDA DICULIK


( maaf sekarang saya tidak ingin membuat cerita lucu...tapi cerita yang menyeramkan maka persiapkan diri anda untuk membaca cerita ini, dan carilah teman untuk menemani anda agar tak terjadi hal yang menakutkan.ok...siap...bacalah)
Alkisah di pulau seribu kuda liar, kepala suku Yan Hendra sedang resah dan gelisah.Putri semata wayang Hany Juwita buah cinta terpaksanya dengan Arifah Najmi di culik oleh putra dari kerajaan Kebiri yang bernama Putra Juna, putra dari Raja Mekel Indani dan Permaisuri Rahmaa Zulfa Azizah. menurut on the pot ketampanan Juna menempati urutan ke 2 dibawah Tukul Arwana. Ketampanan Juna terkenal hingga ke Tambun Bekasi.
Yan Hendra memerintahkan Panglima perangnya Nano Setyoko dan Juls Kaka untuk memimpin pasukannya membebaskan Putri Hany dari tangan Juna. Namun Arifah ragu dengan kemampuan Nano.
"Suamiku, tak usahlah Nano memimpin pasukan menyerbu Raja Mekel Indani." kata Arifah sambil memandang Nano yang sedang sibuk makan kepala bebek.
"Memang kenapa? Kulihat Nano gagah perkasa dan pantas untuk tugas ini," Yan menjelaskan pada istrinya.
"Lihatlah, Nano punya kelemahan demen banget makan kepala, bila musuh tahu kelemahannya bisa-bisa Nano disuguhi sebaskom kepala ayam, kepala musang dan semua jenis kepala, kan ga bakal jadi perang sibuk melahap kepala dia," jelas Arifah panjang lebar.
Tapi Yan Hendra tetap memerintahkan Nano dan Juls memimpin pasukan. Harapan Arifah tertumpu pada Juls yang ahli mengatur strategi perang.
Dengan mengendarai kuda binal Nano tampak bermasalah dengan kudanya.
Setelah diamati ternyata Kudanya sangat marah karena kepalanya digigitin Nano.
Tibalah Pasukan di kerajaan Kebiri, pasukan dipimpin Juls bersiap meruntuhkan gerbang istana. Sementara Nano sibuk menggigit kepala burung yang ditemukannya dijalan.
"Pasukaaaaannn serbuuuuuu!!!" perintah Juls denga gagah perkasa tanpa menghiraukan Nano.
Namun tiba-tiba muncul Raja Mekel Indani ditemani istri dan putranya.
"Stop! Stop! ada apa ini! Kalian pasukan dari mana dan bermaksud apa?" tanya Mekel heran.
"Kami dari pulau Seribu kuda, hendak membebaskan Putri Hany, yang diculik Juna!" jawab juls mantap.
"Ehh..eh.., Hany diculik putra saya? Ga salah nih," kata Rahma sambil mengandeng putranya.
Mendengar suara merdu Rahma, Nano langsung membuang kepala burung yang dari tadi dimakannya. Sambil mengedip-ngedip ke arah Rahma, Nano bergaya bak panglima perang untuk mendapat perhatian Rahma. Rahma adalah mantan kekasihnya, saat ia melamar ditolak mentah-mentah oleh orang tua Rahma.
"Maaf, kalian semua salah paham, bukan saya yang menculik Hany, tapi Hany yang maksa ikut saya, saya sampai stres menghadapinya, ditolak halus ga ngerti, ditolak kasar malah senang, tolonglah saya pak Juls, bawa Hany pulang, sebelum saya gila," Juna menghiba kepada Juls.
"Hal ini sudah saya duga, dan ini kejadian kedua, dulu Hany juga minta diculik sama Ghe Phie. hingga Ghe memohon kepada saya untuk membawa Hany kembali," jelas juls sambik menggaruk-garuk kepalanya yang berketombe.
"Putri Hany mari kita pulang, bikin malu aja," ajak Juls kesal.
"Pak Juls, habis ini saya pengen diculik Dudunk Sakelan, Aruna Tosa, Lukman Hakim dan Yudha S. Riadi." jawab Hany sambil mencatat di bukunya.
"Ter se raaaahhh!!!" jawab Juls sambil menarik Nano yang kegenitan melihat Rahma.
Akhirnya pasukan pulang dengan perasaan dongkol karena tertipu ulah Hany. Hany tampak tak merasa bersalah duduk diatas punggung kuda liar sambil menyanyikan lagu Maju tak gentar.
Hany...Hany

Rabu, 08 April 2015

ALUR DAN PLOT

#vitamin pagi
Semangat pagi SOBAT CERPEN-KU ...
Ketemu lagi deh, sama mimin yang sok tempe ... upzzz sok tahu maksudnya.
Sobat semua pasti sudah tahu dong ..., dalam sebuah cerpen, FF, dan juga novel, ada unsur yang disebut dengan ‪#‎ALUR‬ & ‪#‎PLOT‬
Sebenarnya apa sih, alur dan plot itu?
Nah, sekarang kita bahas bersama ^-^
AlUR : Dudunk Sakelan pergi ke sawah.
PLOT: Dengan menahan kantuk, Dudunk pergi ke sawah ditemani dua ekor sapi kesayangannya.
ALUR : Mas Achmad Solihin membersihkan halaman.
PLOT : Mas Achmad Solihin terbatuk-batuk membersihkan halaman, yang dipenuhi sampah plastik bekas pesta Airi Cha-anak bosnya. Tubuhnya gemetar saat melihat Airi datang dengan rona wajah marah.
Semoga bermanfaat ya SOBAT ....
Salam pena kreati

***