Dropdown

Jumat, 10 Juli 2015

ANOMALI KEMATIAN


Bisakah kamu merasakan debar jantung dan piasnya wajah saat seorang Dokter memvonis umurmu hanya tinggal beberapa tahun lagi?
Umur yang sebenarnya adalah kuasa Yang Kuasa menentukan kini harus terdengar dari mulut seorang Dokter ... seorang manusia.
Awal mula mendengarnya serasa jantung memang mendadak berhenti pada saat itu juga. Raga sudah tak terasa bersemayam lagi di dalam jiwa.
Terasa sulit untuk menerima sebuah kenyataan bahwa nikmat hidup itu hanya tinggal beberapa depa hanya karena sakit yang begitu nyaman bercokol di kepala.
Saat itu ingin rasanya berteriak sekeras kerasnya, tapi untuk apa?
atau berlari sejauh jauhnya, tapi kemana?
Namun entah mengapa seolah ada kekuatan dasyat mengempas pada sebuah kenyataan bahwa betapa beruntungnya nikmat yang diberi oleh Sang Pencipta dikala semua orang menantikan waktu kematiannya tanpa ada kepastian maka dengan kemurahan hatiNya, waktu itu telah terpetakan.
Memberi kesempatan untuk mengisi waktu yang tersisa dengan segala sesuatu yang kelak menjadi bekal di alam sana.
Terkadang merasa heran, saat orang-orang merasa takut dengan kematian, padahal apa yang harus ditakutkan malah kalau dipikirkan kematian adalah sesuatu hal yang indah karena ia adalah pemutus jalan dosa di dunia untuk menemui keagungan Sang Pencipta.
Bukankah itu tujuan kita pada akhirnya yaitu menuntaskan rindu pada yang telah menciptakan kita.
Jadi tak perlu takut dengan kematian, hadapi dengan senyum ikhlas karena sekarang, besok ataupun nanti ia akan datang menjemput raga dan itu pasti adanya.

Bumi Andalas, 10/7/2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar